Dalam dunia game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) seperti Mobile Legends, League of Legends: Wild Rift, atau Dota 2, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat jari Anda menekan tombol skill. Strategi yang matang, terutama dalam pemilihan item, memegang peranan krusial yang seringkali menjadi pembeda antara kekalahan telak dan kemenangan yang gemilang atau yang biasa kita kenal dengan istilah 'Epic Comeback'.
Seringkali pemain terjebak dengan 'build tetap' yang mereka salin dari pemain profesional tanpa memahami mengapa item tersebut dibeli. Padahal, setiap pertandingan memiliki dinamika yang berbeda. Musuh yang Anda hadapi memiliki komposisi hero dan keunggulan yang berbeda-beda. Di sinilah prinsip dasar counter item menjadi senjata rahasia yang harus dikuasai oleh setiap pemain yang ingin naik peringkat ke tier yang lebih tinggi.
Langkah pertama dalam melakukan counter item adalah dengan rajin menekan tombol papan skor (scoreboard). Anda harus melihat siapa musuh yang paling kaya (fed) dan jenis damage apa yang mereka hasilkan. Jika musuh memiliki Assassin fisik yang sangat kuat, membeli item magic resistance adalah kesalahan fatal. Sebaliknya, Anda harus fokus pada Physical Defense.
Prinsip dasarnya sederhana: Jika damage musuh berasal dari Basic Attack yang cepat, carilah item yang bisa mengurangi Attack Speed musuh. Jika damage mereka berasal dari skill burst yang instan, carilah item yang memberikan shield atau efek kebal sesaat. Pemahaman ini adalah fondasi utama sebelum Anda memutuskan untuk mengganti build standar Anda di tengah jalan.
Salah satu kendala terbesar yang sering membuat tim frustasi adalah menghadapi hero dengan kemampuan regenerasi nyawa (HP) yang luar biasa atau Lifesteal yang deras. Hero seperti Esmeralda, Yu Zhong, atau healer seperti Estes bisa membuat tim Anda kewalahan jika tidak ditangani dengan benar.
Di sinilah item 'Anti-Heal' berperan. Dalam Mobile Legends, kita mengenal Sea Halberd, Necklace of Durance, atau Dominance Ice. Item-item ini memiliki pasif unik yang dapat mengurangi efek pemulihan HP musuh hingga 50%. Tanpa item counter ini, memukuli hero tanker yang memiliki lifesteal tinggi hanya akan membuang-buang skill dan mana Anda tanpa hasil yang berarti.
Ketika pertandingan memasuki fase late game, hero tanker musuh biasanya sudah memiliki HP yang tebal dan armor yang keras. Jika Anda adalah seorang Carry atau Mage, Anda akan merasa damage Anda tidak lagi terasa sakit. Ini adalah tanda bahwa Anda memerlukan item Penetration.
Seringkali kekalahan terjadi karena hero inti (core) tim Anda mati terlalu cepat terkena serangan kejutan. Untuk membalikkan keadaan, Anda harus mampu bertahan hidup lebih lama di dalam teamfight. Ada beberapa item pertahanan situasional yang wajib dipertimbangkan:
Item seperti Winter Truncheon (untuk Mage) atau Wind of Nature (untuk Marksman) memberikan durasi kebal selama beberapa detik. Penggunaan yang tepat saat musuh mengeluarkan skill ultimate-nya dapat membuang resource musuh secara sia-sia dan memberikan kesempatan bagi tim Anda untuk melakukan serangan balik.
Immortality adalah item 'wajib' di fase late game. Memberikan kesempatan kedua setelah mati dapat merubah jalannya peperangan. Seringkali musuh akan menghabiskan seluruh skill mereka untuk membunuh Anda, dan ketika Anda bangkit kembali sementara skill musuh sedang cooldown, itulah saat terbaik untuk membalikkan keadaan.
Kesalahan terbesar pemain amatir adalah rasa malas untuk mengganti item yang sudah dibeli. Jangan ragu untuk menjual satu item attack Anda untuk membeli item defense jika Anda merasa terlalu mudah mati. Kematian Anda memberikan gold kepada musuh, sementara bertahan hidup memungkinkan Anda untuk melakukan farming dan menjaga objektif seperti Turret atau Lord.
Sebagai kesimpulan, counter item bukan hanya soal membeli barang di toko dalam game, melainkan soal membaca situasi, memahami mekanisme hero lawan, dan beradaptasi dengan cepat. Dengan menguasai prinsip dasar ini, Anda tidak akan lagi merasa tidak berdaya saat tertinggal poin, karena setiap item yang Anda beli adalah langkah strategis menuju kemenangan.
Komentar