Dalam permainan bergenre Multiplayer Online Battle Arena atau MOBA, fase awal permainan yang dikenal sebagai laning phase adalah kunci utama untuk menentukan kemenangan di akhir pertandingan. Banyak pemain pemula yang hanya berfokus pada membunuh lawan tanpa memahami bahwa esensi dari MOBA adalah manajemen sumber daya dan kontrol peta. Mengatur strategi lane yang baik akan memberikan keuntungan ekonomi (gold) dan level (experience) yang jauh melampaui lawan Anda.
Sebelum masuk ke taktik yang lebih mendalam, Anda harus memahami peran dari masing-masing lane yang biasanya terbagi menjadi tiga bagian utama:
Salah satu perbedaan mencolok antara pemain amatir dan profesional adalah cara mereka mengelola minion. Ada tiga teknik dasar yang wajib Anda kuasai:

Teknik ini dilakukan dengan cara hanya melakukan last hit pada minion lawan dan membiarkan posisi pertemuan minion tetap berada di dekat area turret Anda. Tujuannya adalah memaksa lawan keluar dari zona aman mereka jika ingin mendapatkan gold, sehingga mereka rentan terkena gank oleh rekan tim Anda.
Slow push dilakukan dengan hanya membunuh minion tipe ranged milik lawan dan menyisakan minion melee. Ini akan membuat gelombang minion Anda menumpuk menjadi sangat besar. Teknik ini sangat efektif dilakukan sebelum Anda melakukan rotasi atau mengambil objektif seperti Lord atau Turtle, karena lawan akan dipaksa memilih antara ikut bertempur atau membersihkan minion di lane.
Gunakan seluruh skill Anda untuk menghabiskan minion secepat mungkin. Lakukan ini saat Anda ingin segera kembali ke markas (recall) untuk mengisi nyawa atau saat Anda melihat peluang untuk menghancurkan turret lawan yang ditinggalkan penghuninya.
Mendapatkan last hit atau pukulan terakhir pada minion sangatlah krusial. Dalam banyak game MOBA, memberikan pukulan terakhir memberikan bonus gold yang jauh lebih besar dibandingkan hanya berdiri di dekat minion yang mati. Jika Anda secara konsisten gagal melakukan last hit, Anda akan tertinggal dalam hal item meskipun jumlah kill Anda sama dengan lawan.
Strategi lane tidak hanya terbatas pada apa yang terjadi di depan mata Anda. Selalu perhatikan minimap setiap beberapa detik. Jika hero lawan di lane lain menghilang, ada kemungkinan besar mereka sedang menuju ke arah Anda untuk melakukan gank. Gunakan sistem warding atau manfaatkan semak-semak (bush) untuk memantau pergerakan lawan. Pengetahuan akan posisi lawan adalah senjata terkuat dalam mengatur strategi bertahan maupun menyerang.
Setelah Anda berhasil membersihkan minion di lane Anda, jangan hanya berdiri diam menunggu gelombang berikutnya. Gunakan waktu luang tersebut untuk melakukan rotasi. Membantu rekan tim yang kesulitan atau mengamankan objektif hutan dapat memberikan keunggulan bagi seluruh tim. Namun, pastikan Anda kembali ke lane tepat waktu agar turret Anda tidak hancur oleh lawan.
Jangan membuang-buang Mana atau energi untuk hal yang tidak perlu. Gunakan skill secara bijak untuk mencicil darah lawan (poking) atau mengamankan minion yang sulit dijangkau. Mengetahui kapan harus kembali ke base (recall) juga merupakan bagian dari strategi. Jangan memaksakan bertahan di lane dengan nyawa rendah, karena itu hanya akan memberikan free kill bagi lawan.
Menguasai strategi lane di game MOBA memerlukan latihan yang konsisten dan pemahaman situasi yang tajam. Dengan menerapkan teknik manajemen wave yang benar, menjaga kesadaran peta, dan melakukan rotasi yang efektif, Anda akan memiliki peluang menang yang jauh lebih tinggi. Ingatlah bahwa MOBA adalah permainan tim; strategi lane Anda yang solid akan menjadi fondasi bagi kemenangan tim secara keseluruhan.
Komentar